Mengaktifkan DMA pada perangkat IDE di Windows XP

Kebetulan beberapa hari yang lalu saya baru saja membeli DVD Writer. Karena keterbatasan SATA connector pada motherboard (maklumlah motherboard entry level), saya memutuskan membeli yang menggunakan connector IDE lawas. Pertama-tama, saya merasakan kecepatan transfer data baik saat membaca maupun menulis agak lambat, ternyata penyebabnya adalah mode interkoneksi yang digunakan masih PIO (Programmed I/O), yang secara umum lebih lambat dari Ultra DMA mode. Perbandingannya sebagai berikut:

PIO Mode

Cycle Time (nanoseconds)

Maximum Transfer Rate (MB/s) Defining Standard
Mode 0 600 3.3 ATA
Mode 1 383 5.2 ATA
Mode 2 240 8.3 ATA
Mode 3 180 11.1 ATA-2
Mode 4 120 16.7 ATA-2

Gambar 1. Tabel kecepatan teoritis PIO mode

Ultra DMA
Mode
Cycle Time (nanoseconds)

Maximum Transfer Rate (MB/s)

Defining Standard
Mode 0 240 16.7 ATA/ATAPI-4
Mode 1 160 25.0 ATA/ATAPI-4
Mode 2 120 33.3 ATA/ATAPI-4
Mode 3 90 44.4 ATA/ATAPI-5
Mode 4 60 66.7 ATA/ATAPI-5
Mode 5 40 100.0 ATA/ATAPI-6?

Gambar 2. Tabel kecepatan teoritis Ultra DMA mode

Karena itulah saya cari-cari artikel di internet untuk memperbaikinya dan saya juga mencoba berbagi pengalaman saya ini dalam bentuk artikel agar anda juga dapat mempraktekannya. :)

Disclaimer: Dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini, anda menyetujui bahwa segala kerusakan atau masalah yang timbul kemudian (meskipun jarang terjadi) menjadi tanggung jawab anda sendiri. Pastikan menjalankan tool “System Restore” terlebih dahulu untuk membackup registry anda.

Langkah I

Pastikan settingan pada IDE Controller sudah diset ke “DMA if Available”. Dan jika drive yang anda gunakan memiliki spesifikasi Ultra DMA66 atau ATAPI-5 ke atas, maka penggunaan kabel IDE jenis 80-conductor mutlak dibutuhkan.

Gambar 3

Gambar 4

Jika pada Gambar 4 di atas:

1. Mode DMA telah aktif, maka anda tidak perlu melanjutkan ke “Langkah II”

2. Tertulis “Not Applicable”, maka tidak ada perangkat yang terhubung ke channel tersebut. Lihat kembali Gambar 3 kemudian pilih “Secondary IDE Channel”.

3. Selain dua di atas, silakan lanjutkan ke “Langkah II”

Langkah II

1. Buka tool Registry Editor (Start -> Run -> ketik “regedit” kemudian enter)
2. Cari Key berikut ini:

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\
Class\{4D36E96A-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}\000x

3. Entry pada key tersebut berupa angka-angka yang terdiri dari 0000, 0001, 0002, 0003 dan seterusnya (di komputer saya sih sampai 0014).

4. Nah, sekarang di tiap entry tadi hapuslah nilai-nilai dari:

MasterIdDataChecksum
SlaveIdDataChecksum

Perlu diingat bahwa tidak setiap nilai di atas mengandung “MasterIdDataChecksum” dan “SlaveIdDataChecksum”.

5. Restart ulang komputer anda.

Related posts:

  1. Mengoptimalkan “pagefile.sys” pada Windows XP Untuk mengatasi terbatasnya jumlah Random Access Memory (RAM) pada komputer...
  2. Penggunaan “Heading” Untuk Membuat Daftar Isi pada Microsoft Word Contoh yang saya pergunakan kali ini menggunakan microsoft word 2000....
  3. Web Programming: Cek kecepatan internet pengunjung dengan PHP Selain mekanisme hitung mundur atau countdown, dosen pembimbing skripsi juga...
  4. System Restore di Microsoft Windows XP System Restore ialah salah satu fitur unggulan dari Microsoft Windows...
  5. P3K saat komputer terkena virus Berikut ini adalah langkah-langkah P3K (Pertolongan Pertama Pada Komputer...
  6. Memindahkan blog WordPress ke hosting baru Terdapat dua skenario untuk memindahkan wordpress ke web hosting baru....

5 Comments

owner www.icakicik.comJune 23rd, 2009 at 5:33

Artikelnya bagus sekali, terimakasih.

From:
Agung Nugroho (celunk)
Owner http://icakicik.com

dennyJune 23rd, 2009 at 22:58

ohh… ternyata klo dipindahkan ke mode PI0 Mode 4, emang lebih cepat jadinya, great post…..
thanks for share :)

afridJuly 3rd, 2009 at 11:53

aq agak ngga ngerti dilangkah 2 :-)

Anom TejoJuly 6th, 2009 at 6:03

@afrid
yang di dalam kotak itu hierarki-nya mas… dicoba aja dulu pasti ngerti :)

basoriAugust 14th, 2009 at 20:22

untung nemu artikel yang ginian, coz aku kebingungan kalo transfer antar bank, maklum kagak tau kodenya celoteh blogger tulungagung

Leave a comment

Your comment