Panduan Berbisnis Online
Saya membuat artikel ini karena beberapa hari yang lalu saya baru saja ditipu oleh warga negara Nigeria dari usaha saya KaosBola.com. Intinya, dia menyatakan telah mentransfer sejumlah uang yang saya minta ke rekening PayPal saya, namun email konfirmasi yang saya dapat ternyata dari paypal palsu. Dia menggunakan alamat service@paypal.com sebagai nama pengirim, sedangkan email aslinya adalah onlinehelp@clerk.com dimana setelah saya telaah, domain clerk.com hanyalah domain yang diparking.
Berikut ini saya mencoba berbagi kepada rekan-rekan blogger pengalaman saya yang mungkin bisa dijadikan sebagai panduan maupun tips ketika berbisnis online, baik sebagai seller maupun buyer.
1. Transaksi Lokal
Sebisa mungkin sebagai buyer, anda mencari seller yang lebih dekat dengan tempat anda tinggal. Dengan begitu uang yang dikeluarkan dapat lebih hemat dan bahkan anda dapat menetapkan COD sebagai metode pembayarannya.
2. COD (Cash On Delivery)
Tidak dapat dipungkiri lagi jika anda menjadi seorang buyer, tipe pembayaran inilah yang paling disukai karena lebih terjamin dan dapat dipercaya. Keuntungan bagi seller sendiri sebenarnya tidak kalah banyak. Selain tidak repot mengirim barang, seller bisa lebih mendekatkan diri kepada pelanggan, suatu hal yang jarang dibangun oleh kebanyakan orang. Disinilah seller mampu membangun reputasinya. Oiya, bagi para buyer berhati-hatilah terhadap seller yang sama sekali tidak mau menerima COD.
3. Membeli Dari Orang Yang Terpercaya
Jika reputasi seller telah terbangun, tentunya tidaklah sulit mencari buyer potensial. Salah satunya adalah melalui forum-forum komunitas seperti KasKus dan BlueFame. Kalau perlu tanyakan kepada orang yang pernah membeli jika anda sebagai buyer. Dan jika anda sebagai seller, maka ikutlah suatu perkumpulan dari forum-forum komunitas tadi sehingga selain menambah teman juga bisa dijadikan ajang promosi.
4. PayPal
PayPal dapat menjadi alternatif pembayaran yang paling baik bagi seller yang melayani pembelian dari luar negeri. Tapi ingat dan bacalah kembali pengalaman saya di paragraf awal artikel ini! Untuk menghindari kejadian diatas cukup simpel. Seseorang yang telah mengaku mentransfer uang ke rekening PayPal anda uangnya pasti tercatat oleh PayPal di History anda, namun dengan status uncleared. Jika proses keseluruhan transaksi sudah selesai (buyer telah menerima barang), barulah status uang tadi menjadi cleared. Jika anda masih tidak yakin, jalan lain adalah mengirimkan email yang seolah-olah dari PayPal tadi ke alamat spoof@paypal.com. Mereka nantinya akan memeriksa apakah email tersebut palsu atau tidak.
Related posts:
- Withdraw PayPal ke Bank di Indonesia Kebetulan kemaren saya dempat dapat buyer dari luar negeri,...
- Mencoba Berbisnis Yak, kaosbola.com telah diluncurkan! Sebagai pemula dalam berbisnis di Internet...
- Penipuan di Internet Ini sudah kali kedua saya dan teman saya mengalami penipuan...
- Another “membelah Jakarta” trip… Untuk kesekian kalinya gw membelah ibu kota Jakarta. Kali ini...

betul betul panduan nyata ini.. thanks sharing nya.
terima kasih atas pencerahannya…
wah hebat…..coba ah….
okj deh bozzzzzz…….
ahahahahahahah ini baru fressssssssss
thanks ya infonya.
tanks bos atas sharing pengalamannya
Makasih Bro…. Pengalamannya dah banyak nieh…terima kasih tulisan artikelnya sangant bantu kali
makasih tipsnya… kapan2 gw coba. untuk sementara tak simpen dulu di otak saya.
Thanks atas panduannya ya mas, bener2 berguna buat newbie seperti saya
thanks atas tipsnya. cukup informatif dan bermanfaat.