Salah Install
![]()
Mau berbagi pengalaman aja nih. Kira-kira seminggu yang lalu ada customer yang beli Windows XP Home soalnya Windows XP Professional yang dia pake sekarang itu ditengarai oleh Microsoft merupakan pirated copy (ya iyalah, dia pakai bajakan tapi “Automatic Update” dinyalain). Sebenernya sih laptop yang dia pake itu sudah built-in Windows Vista, tapi dia bilang banyak program yang nggak jalan di Vista. Akhirnya dia migrate ke XP (sayangnya bajakan) dan terkenalah insiden di atas.
Setelah itu, saya coba copy (bukan cut) folder-folder yang harus dibackup. Jadi backup-an ada di 2 partisi, supaya aman maksudnya.
Nah, akhirnya dia memutuskan untuk beli Windows XP Home OEM kira-kira 1 juta harganya kalo nggak salah dan minta sekalian diinstall. Dalam hati, saya berpikir ini merupakan instalasi Windows pertama yang saya lakukan. Agak deg-degan juga sih banyak file penting katanya. Makanya saya bolak-balik tanya folder mana saja yang harus dibackup. Setelah itu, saya coba copy (bukan cut) folder-folder yang harus dibackup. Jadi backup-an ada di 2 partisi, supaya aman maksudnya.
Nah, instalasi berjalan lancar sampai selesai. Namun ternyata, saya “salah” format partisi. Kenapa saya kasih tanda petik, soalnya waktu saya pilih partisi untuk diformat itu “C:” tapi ternyata yang keformat malah “D:”. Padahal instalasi Windows yang lama ada di “C:”. Usut punya usut ternyata jika kita mencoba untuk menginstall lebih dari 1 jenis Operating System di harddisk yang sama, maka sistem instalasi akan menukar partisi tersebut (C -> D, dan sebaliknya). Bagus sih tindakan preventifnya, tapi data customer yang saya tidak backup jadi hilang.
Di luar dugaan, ternyata si customer ini tidak marah sama sekali (andaikan semua orang kayak dia). Lega jadinya.
Jadi yang saya backup itu memang yang dari folder “My Documents” saja yang memang terletak di “C:”. Ketika itu saya bener-bener keringat dingin. Bakal jadi pengalaman pertama kali nih kena damprat customer. Data yang hilang akhirnya bisa diselamatkan (walaupun tidak semuanya) setelah manajer saya datang dan menolong
. Di luar dugaan, ternyata si customer ini tidak marah sama sekali (andaikan semua orang kayak dia). Lega jadinya.
Yah, begitulah kira-kira pengalaman saya. Mudah-mudahan bisa jadi referensi atau mungkin jawaban dari orang-orang yang mengalami gagal/salah dalam instalasi Windows XP
.
Related posts:
- Another “membelah Jakarta” trip… Untuk kesekian kalinya gw membelah ibu kota Jakarta. Kali ini...
- Mencegah USB Flash Drive dari virus Cara paling populer yang digunakan oleh pembuat virus ialah menyisipkan...
- Mencairkan Cek Google AdSense Beberapa hari yang lalu akhirnya saya pergi ke citibank Pondok...
- Mencairkan Cek Google AdSense Beberapa hari yang lalu akhirnya saya pergi ke citibank Pondok...
- Mencoba Berbisnis Yak, kaosbola.com telah diluncurkan! Sebagai pemula dalam berbisnis di Internet...
- Panduan Berbisnis Online Saya membuat artikel ini karena beberapa hari yang lalu saya...

hm…ane jga pernah, salah format partisi, dan memang ane juga beruntung kekmas tejo, customer gak marah2…heheheh….
sekarang ane gak pernah backup data di komputer yg akan di format, tapi ane backup ke harddisk portable, emang sih lama, tapi, demi kepuasan customer…heheheh
@Odie
iya2 betul, kyknya untuk selanjutnya jarus pake media external deh…
Ikut ngambil hikmahnya deh… jd tar klo ada masalah yg sama, dah tau solusinya. Thanx bro.